smp

Draf Kurikulum Baru SMP, Ada Apa Saja?

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurikulum baru yang akan mulai diterapkan pada Juni 2013 nanti disebut akan mengasah tiga kompetensi anak, yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Ini akan diaplikasikan pada setiap jenjang pendidikan, dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa perubahan kurikulum ini akan berimbas pada perubahan standar kompetensi lulusan. Adapun standar kompetensi lulusan ini didasarkan pada tiga ranah, yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan.

“Sama saja dengan SD. Struktur kurikulum SMP bertujuan membentuk anak-anak ini memiliki kompetensi dalam ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan,” kata Nuh saat jumpa pers di Kantor Kemdikbud, Jakarta, Selasa (13/11/2012).

10 Mata Pelajaran Ada Bahasa Inggris dan TIK

Untuk jenjang SMP, jumlah mata pelajaran juga berkurang dari 12 mata pelajaran menjadi 10 mata pelajaran. Pada tingkatan ini, IPA dan IPS sudah muncul, tetapi tetap sebagai mata pelajaran integrative science dan integrative social studies bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu.

“Bahasa Inggris sudah mulai diajarkan untuk membentuk keterampilan berbahasa anak-anak,” ujar Nuh.

Seperti diketahui dalam struktur kurikulum yang dijalankan saat ini, anak-anak SMP mendapat pembelajaran berupa teknologi informasi dan komunikasi (TIK), muatan lokal, dan pengembangan diri. Dengan adanya pengurangan mata pelajaran pada kurikulum baru, tiga mata pelajaran ini diintegrasikan dengan mata pelajaran yang ada.

“Muatan lokal itu masuk ke Seni Budaya, Penjaskes, dan Prakarya kalau tingkat SMP. Tingkatan ini juga TIK tidak akan berdiri sendiri, tapi jadi media untuk semua mata pelajaran,” kata Nuh.

Durasi belajar di sekolah bertambah

Sama seperti pada tingkatan sebelumnya, durasi belajar di sekolah untuk anak SMP juga bertambah sebanyak enam jam pelajaran per minggu. Jika sebelumnya anak-anak akan belajar selama 32 jam di sekolah, nanti mereka akan belajar selama 38 jam di sekolah.

Pramuka juga wajib

Untuk ekstrakurikuler, anak-anak ini dapat memilih, seperti Palang Merah Remaja (PMR), UKS, OSIS, dan berbagai kegiatan yang ditawarkan oleh sekolah. Namun, yang wajib diikuti oleh anak-anak ini sebagai kegiatan ekstrakurikuler adalah Pramuka.

anak

Kurikulum SD Berbasis Tematik Integratif

JAKARTA, KOMPAS.com — Perombakan kurikulum untuk tahun ajaran 2013/2014 sedianya akan diberlakukan terhadap siswa dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA). Dari ketiga jenjang sekolah ini, pendekatan untuk tingkat dasar menjadi yang paling krusial.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa pendekatan kurikulum untuk tingkat dasar harus dipersiapkan sebaik mungkin. Pasalnya, anak-anak mulai mengenal dan mengamati suatu hal pada tingkatan SD sehingga harus dibuat sedemikian rupa agar tidak salah konsep.

“Untuk tingkat SD ini, banyak terjadi perdebatan dan beda pendapat di dalam tim. Tapi disepakati satu bahwa pada jenjang ini, pendekatan proses belajarnya, dengan cara tematik integratif,” kata Nuh saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Selasa (13/11/2012).

Seperti diketahui, jumlah mata pelajaran untuk jenjang SD dipadatkan menjadi enam mata pelajaran dari sebelumnya sebanyak 10 mata pelajaran. Berkurangnya jumlah mata pelajaran pada tingkat SD ini diakibatkan agar mata pelajaran IPA dan IPS tidak lagi berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dengan mata pelajaran wajib lainnya.

“Pelajaran wajibnya kan ada Agama, PPKn, Matematika, Bahasa Indonesia, Seni Budaya, serta Pendidikan Jasmani dan Kesehatan,” ujar Nuh.

Ada dua alternatif yang mengemuka pada penerapan kurikulum baru untuk pendidikan dasar ini. Pertama, IPA dan IPS tidak berdiri sendiri sebagai mata pelajaran untuk kelas I hingga kelas VI. Kedua, IPA dan IPS akan berdiri sendiri sebagai mata pelajaran saat siswa masuk kelas IV hingga kelas VI.

“Ada usulan memang semacam itu. Tapi nanti kita lihat saja. Yang pasti IPA dan IPS itu tidak hilang hanya dimasukkan pada mata pelajaran yang lain. Pendekatannya saja namanya tematik integratif,” ungkap Nuh.

Dengan pendekatan tematik integratif ini, anak-anak tingkat SD ini akan belajar sesuai dengan tema yang dipilih oleh gurunya secara teratur tiap minggu. Tema yang diangkat tersebut akan menjadi penggerak mata pelajaran yang lain.

“Contoh, temanya ‘sungai’, maka anak-anak bisa diajak bercerita tentang sungai dalam bentuk tulisan, itu masuk Bahasa Indonesia. Kemudian dijelaskan bahwa sungai tidak boleh dicemari karena akibatnya merugikan masyarakat, itu bisa masuk PPKn. Yang seperti itu nanti yang akan dilakukan,” ungkap Nuh.

Pendekatan kurikulum yang akan dilakukan untuk pendidikan dasar ini juga membutuhkan guru yang kompeten dan kreatif. Nantinya guru akan diberi buku acuan untuk memilih tema dan mengembangkannya. Anak-anak juga sesekali akan diajak keluar kelas untuk observasi langsung terkait tema yang diangkat.

“Jadi, lingkungan alam bebas di luar juga bisa jadi laboratorium. Dengan ini, kompetensi lulusannya juga akan berubah lebih baik,” tandasnya.

buku

Buku Pelajaran Disiapkan Pemerintah

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penerapan kurikulum 2013, pola pengadaan buku pelajaran untuk siswa berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Kali ini pemerintah menyiapkan buku teks pelajaran untuk siswa dan buku pegangan guru untuk setiap mata pelajaran yang didistribusikan ke sekolah-sekolah.

”Penerbit bisa ikut tender pengadaan buku, tetapi substansi bukunya sudah disiapkan pemerintah,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, di Jakarta, Selasa (27/12).

Pada tahun-tahun sebelumnya, untuk pembuatan buku pelajaran, pemerintah hanya memberikan sampai standar isi mata pelajaran. Penerbit kemudian membuat buku dan setelah lolos seleksi kemudian ditawarkan ke sekolah-sekolah.

”Namun, akibat ini, ada bermacam-macam buku untuk satu mata pelajaran,” kata Nuh. Bahkan, ada sejumlah buku yang ditarik karena isinya tak sesuai dengan kaidah pendidikan. Selain itu, siswa juga masih diharuskan membeli lembar kerja siswa (LKS) yang sering kali harganya lebih mahal daripada buku teks pelajaran.

Karena itu, menurut Nuh, dalam kurikulum baru, untuk menjamin kesamaan isi dan kualitas buku, pemerintah menyiapkan buku induk untuk setiap mata pelajaran. Siswa mendapat buku teks, sementara guru mendapat buku induk yang memuat silabus, panduan pembelajaran, serta penilaian mata pelajaran.

”Kualitas isi bukunya terjamin dan mengarah pada pembentukan karakter, kreativitas, dan produktivitas siswa,” kata Nuh.

Direncanakan, buku-buku teks untuk siswa dan buku panduan bagi guru siap sekitar Februari atau Maret 2013. Buku itu bisa digunakan untuk penerapan kurikulum 2013 yang tahun pertama diterapkan pada siswa kelas I dan IV SD, kelas VII SMP, dan kelas X SMA/SMK.

Selain buku pelajaran disiapkan pemerintah dan tersedia di sekolah untuk setiap siswa, ungkap Nuh, LKS juga tidak ada lagi karena selama ini dinilai kurang efektif dan membebani orangtua siswa.

Berdasarkan informasi dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kemdikbud, soal pembuatan buku teks belum final.

Ada keinginan untuk tetap memberikan peluang kepada penerbit membuat buku teks. Namun, pemerintah harus membuat spesifikasi secara detail dan model buku teks pelajaran. Lalu, ada proses penilaian pada penerbit yang membuat buku pelajaran.

Terkait buku sekolah elektronik (BSE) sebagai program buku murah dari pemerintah, Nuh mengatakan akan ada transisi. Buku tersebut masih bisa dipakai karena penerapan kurikulum baru dilakukan secara bertahap.

Secara terpisah, Sahiri Hermawan, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia, mengatakan, perubahan kurikulum baru jangan sampai menimbulkan kecurigaan masyarakat akan adanya bisnis buku teks oleh penerbit. (ELN)

kisi

Yuk, Intip Kisi-kisi UN 2013!

JAKARTA, KOMPAS.com — Di tengah polemik rencana pelaksanaannya tahun depan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  melalui Badan Standar Nasional Pendidikan  atau BSNP akhirnya merilis kisi-kisi soal Ujian Nasional 2013. Perkiraan soal untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah itu mulai disosialisasikan di laman resmi BSNP sejak hari Selasa (20/11/2012).

Dalam laman tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencantumkan tiga tautan, yaitu tautan surat keputusan (SK) tentang kisi-kisi soal ujian nasional (UN), tautan berisi kisi-kisi soal UN untuk jenjang sekolah dasar, serta satu tautan berisi kisi-kisi soal UN untuk jenjang sekolah menengah pertama dan atas.

SK menyebutkan bahwa khusus kisi-kisi UN ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal UN dan memiliki masa berlaku selama tiga tahun.

Sosialisasi kisi-kisi soal UN ini sesuai dengan janji Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kemdikbud Hari Setiadi, pekan lalu. Sebelumnya, rencana sosialisasi kisi-kisi memang sempat diundur dari bulan Oktober ke bulan November.

Kepada Kompas.com, pekan lalu, Hari mengatakan, para guru dapat segera memanfaatkan kisi-kisi ini sebagai acuan untuk mengajarkan materi yang sesuai kepada siswanya. Selain melalui situs resmi BSNP dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud, kisi-kisi akan disosialisasikan melalui dinas pendidikan di masing-masing daerah.

Materi yang dimuat dalam kisi-kisi dan akan diujikan dalam UN tahun depan pun tidak jauh berbeda dengan kisi-kisi soal UN 2012. Oleh karena itu, meski soal UN akan dibuat dalam 20 variasi, menurut Hari, guru dan siswa tak perlu khawatir.

dsc_0087 edit web

Cerita Sukses Sebagian Alumni I’M SMART SUPERCAMP 2012

Testimoni Sebagian Alumni 2012

Ade “De” Febryanti (SMAIT Asy Syifa Subang –  FEM IPB) : “Makasih yo I’M SMART…seneng, capek,  tapi aku berhasil !!!! Yang baca ini, wajib ikut I’M SMART SUPERCAMP 2013 !!!!”

Arisctya “Tia” Taolin (SMAK TUNAS HARAPAN – FE Udayana) : “Seruuuuu….tapi capek juga sih…tapi kan aku dibantuin supaya lolos PTN…terbuktiiiii !!!!! Makasih buat guru dan psikolog yang sudah bantu aku !!! Semangaaatttt!!”

Firsty “Ti” Nisa (SMAIT AL KAUSAR – FTI Unibraw) : “Bener kata Tia…seruu….capek juga sih…soal TryOut-nya gilaaaa…Makasih buat guru yang canggih

dan panitia yang sudah sabar bantuin aku !!!

 

 

 

 

 

 

osn

Pelatihan Olimpiade Sains Nasional 2012

Bimbingan & Klinik Belajar I’M SMART bekerjasama dengan SMART LEARNING CENTER menyelenggarakan TRAINING SUPER INTENSIF PERSIAPAN SUKSES OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) 2012.

 

Pada periode ini, dilaksanakan untuk tingkat SMA dengan pilihan bidang studi : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Komputer, Kebumian, Ekonomi.

Investasi Training : Rp. 4.500.000/peserta

Investasi sudah termasuk :

  • Biaya training meliputi teori dan praktikum serta modul dan instruktur
  • Penginapan & konsumsi peserta selama program (sarapan, coffee break, makan siang, makan malam)
  • Akomodasi
  • Outbound

Prosedur Pendaftaran

  • Calon peserta mengisi formulir pendaftaran
  • Formulir pendaftaran dikirimkan ke sekolah atau ke Dinas Pendidikan Propinsi, melalui email atau di faximile atau dapat di download di www.bimbel-imsmart.com
  • Pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening BCA 7150307541 a/n Rusdianto
  • Bukti pembayaran agar difax ke 02518332394 atau email info@bimbel-imsmart.com
  • Calon peserta mengirimkan formulir yang sudah diisi lengkap beserta bukti pembayaran via email info@bimbel-imsmart.com
  • Pendaftaran paling lambat 22 Agustus 2012
  • Lokasi belajar : PSJ UI

Contact Information :

  • Jakarta : Graha INSCO Lt.2 Jl Raya Mampang Prapatan 155 Telp. 021 46338009, 085697120248
  • Depok : Komplek Pertokoan Perumahan Griya Depok Asri B1/22 Jl Tole Iskandar Depok Telp. 0251 77829929, 70870530
  • Bogor : Komplek Pertokoan PGB B/18 Merdeka, Bogor Telp. 0251 8332394, 2264257

| www.bimbel-imsmart.com | info@bimbel-imsmart.com |

snmptn

Selamat Lolos Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

Selamat kepada adik-adik kami yang berhasil dalam SNMPTN / SIMAK / Ujian Mandiri 2012 :

  1. Himmah Qudsiyah (SMA Insan Cendekia) – FT ITB Teknik Arsitektur
  2. M. Zuhdi (SMAIT Nurul Fikri) – FE UI
  3. Indah R.Juniarti (SMA Al Azhar) – FE UI
  4. Syifa Aliefa (SMAN 1 Depok) – Teknik Sipil PNJ
  5. Sholahudin Rabbani (SMAIT Nurul Fikri) – FE Unibraw
  6. Aristya Taolin (SMAK Tunas Harapan) – FE Univ Udayana
  7. Uwais (SMA Bina Sejahtera) – Teknik & Komunikasi Jaringan PNJ
  8. Cahyo Saputro (SMAN 1 Lahat) – FISIP Unsri
  9. Hudzaifah (SMAIT Al Kausar) – FKG UI
  10. Muhammad Mustafa (SMAIT Nurul Fikri) – Administrasi Niaga PNJ, FISIP UIN
  11. Iqbal (MAN 4) – Teknik Sipil PNJ
  12. Ade Febriyanti (SMAIT Asy Syiefa Subang) – FEM IPB
  13. Firsty K Nisa (SMAIT Al KAusar) – FTI Univ Brawijaya
  14. Rega Aris PRatama (SMA Al Azhar Pejaten) – FH Undip
  15. Bintang Naratri (SMA 1 Denpasar) – FE Undip
  16. Dan para alumni lainnya yang tidak bisa kami sampaikan disini mengingat keterbatasan tempat. SALAM SUKSES SELALU !!!